Tetapi ayah saya bilang dia tidak mau anaknya masuk jurusan olahraga karena banyak orang jurusan olahraga yang lulus kuliah pengangguran di kampung saya dan menyuruh mencari universitas swasta yang ada jurusan arsitektur di sekitar Bandung. Akhirnya saya menemukan UNIKOM. Lalu mengikuti seleksi UNIKOM. Sebenarnya saya tidak ingin masuk T.arsitektur UNIKOM. Tak ada kepikiran masuk T.arsitektur, sebenarnya arsitek adalah cita-cita ayah saya sejak kecil. Mungkin karena saya tidak bisa mengejar cita-cita saya akhirnya orang tua saya menyuruh saya untuk menjadi arsitek menggantikan ayah saya yang dulu tidak bisa menjadi arsitek. Kalau memang itu membuat orang tua saya bahagia saya akan coba untuk jalani.
Sebenarnya cerita yang lengkap bisa lebih panjang dari yang itu, bisa 10 kali lipat kalau di ceritakan semua. Jadi saya singkat saja secara garis besar.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar